PEMUTAKHIRAN BASIS DATA TERPADU KEMISKINAN TAHUN 2019

Banteng.desa.id

Akhir November 2019 Pemerintah Desa Banteng telah menyelesaikan verifikasi dan validasi terhadap data kemiskinan warga Desa Banteng dalam Basis Data Terpadu (BDT) Kementerian Sosial Republik Indonesia pasca dilaskanakannya Musdes BDT pada September 2019.

Pelaksanaan verval menggunakan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) dari Pusdatin Kemensos RI dan Dinas Sosial  yang terintegrasi langsung dengan server Kemensos RI sehingga harapannya kegiatan ini dapat terlaksana secara cepat dan tepat sasaran.

Perlu masyarakat ketahui, bahwa untuk tahun 2019 proses verifikasi dan validasi terkonsentrasi terhadap keluarga / anggota rumah tangga yang telah meninggal, pindah alamat, data ganda maupun keluarga yang tidak ditemukan. Sedangkan pemutakhiran BDT secara keseluruhan akan dilakukan mulai Januari tahun 2020.

Masyarakat diharapkan untuk jujur dan transparan menjawab pertanyaan terhadap isian formulir yang akan ditanyakan secara langsung oleh petugas pencacah nantinya. Sehingga hasil verifikasi maupun validasi data dapat menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Dalam rapat tersebut Kepala Desa, Perangkat Desa, beserta dengan seluruh anggota BPD telah dijelaskan kembali oleh Kepala Desa dan operator SIKS-NG Desa Banteng bahwasanya untuk kedepan para keluarga penerima manfaat bantuan sosial baik PKH, Bantuan Pangan Non Tunai maupun bantuan lainnya betul-betul tepat sasaran dan tidak terjadi salah sasaran yang menimbulkan polemik di masyarakat.

Namun demikian, Pemerintah Desa melalui petugas pencacah dan pengumpul data hanya sebatas mendata dan memverifikasi terhadap keadaan yang sebenarnya, setelah hasil pendataan/verifikasi disalin ke dalam sistem pemutakhiran (Aplikasi SIKS-NG) yang menentukan Keluarga yang menerima bantuan/Keluarga Penerima Manfaat adalah hasil dari system yang diolah oleh Kemensos RI.

Masyarakat dapat melihat secara langsung hasil pemutakhitan yang akan ditampilkan secara online maupun dipasang pada tempat-tempat strategis di lingkungan masing-masing pedukuhan.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan